Ormas GRIB Geruduk Pabrik Leetex Garmen, Minta Pemkab Majalengka Tertibkan Ijin Pabrik

Majalengka. Puluhan anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya DPC kabupaten Majalengka mendatangi pabrik PT. Leetex Garment Indonesia di Jalan Raya Bandung Cirebon Desa Sinarjati Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Akibatnya lalulintas di jalan depan pabrik tersebut macet total dan nyaris lumpuh, Kamis 29 Februari 2024

Dibawah pimpinan langsung ketua DPC GRIB Jaya Majalengka, Tirta Wirahman SH., ormas Grib Jaya mempertanyakan beberapa perijinan PT. Leetex Garment Indonesia yang diduga belum dipenuhi oleh pihak pabrik

“sebelumnya kami mengirimkan surat klarifikasi kepada PT. Leetex Garment Indonesia namun tidak direspon” ujar Abah Tirta, sapaan akrab sang ketua

Tirta Wirahman SH., Ketua DPC GRIB Jaya Majalengka

Menurut Abah Tirta, seharusnya sebelum beroperasi pabrik terlebih dahulu melengkapi perijinan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan maupun peraturan daerah yang berlaku

“kami menghormati investor datang kesini untuk berbisnis dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Tetapi jangan seenaknya mengabaikan aturan yang harus ditempuh, kami tidak mau tanah Majalengka diinjak-injak seenaknya” tuturnya

Jika pihak PT. Leetex Garment Indonesia masih tidak merespon, Abah Tirta mengatakan akan kembali mendatangkan anggota dengan jumlah yang lebih besar

“kami hanya ingin mengingatkan untuk meluruskan aturan perundang-undangan yang seharusnya ditempuh sebelum pabrik beroperasi. Ini berlaku bukan hanya untuk PT. Leetex Garment Indonesia saja, tapi untuk seluruh pabrik yang ada di kabupaten Majalengka” tegasnya

Abah Tirta meminta pemerintah kabupaten Majalengka untuk bertindak tegas menertibkan perijinan pabrik. Jangan sampai pengusaha nakal seenaknya menabrak aturan dan mengabaikan kewajibannya

“kepada yang terhormat Bapak PJ Bupati Majalengka, segera kroscek perijinan seluruh pabrik di kabupaten Majalengka. Kami mempunyai data pabrik mana saja yang sudah menabrak aturan, jangan sampai kami yang menutup paksa operasional pabrik tersebut. PT. Leetex Garment Indonesia hanyalah awal gerakan kami, target kami adalah mengingatkan seluruh pabrik di kabupaten Majalengka” pungkasnya tegas