Polres Indramayu Tangkap 86 Tersangka dalam Operasi Pekat Lodaya I Tahun 2024

 

Indramayu,- Polres Indramayu jajaran Polda Jabar telah menyelesaikan Operasi Pekat Lodaya I Tahun 2024 yang berlangsung dari tanggal 21 Maret hingga 30 Maret 2024.

Hasilnya, sebanyak 86 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Pada konferensi pers yang digelar di Mapolres Indramayu, Selasa (2/4/2024), Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, menyampaikan bahwa para tersangka tersebut terlibat dalam berbagai kasus mulai dari perjudian, premanisme, kejahatan jalanan, prostitusi, hingga miras ilegal.

“Operasi pekat ini dilaksanakan guna menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi warga masyarakat Kabupaten Indramayu dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan 2024,” ujar Kapolres didampingi Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Hillal Adi Imawan.

Kapolres menjelaskan rincian kasus yang terbongkar dalam operasi ini, yaitu kasus perjudian dengan total 31 tersangka, premanisme sebanyak 23 tersangka, kejahatan jalanan sebanyak 25 tersangka, serta prostitusi sebanyak 7 tersangka.

Dalam operasi ini, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa miras sebanyak 1.481 botol berbagai merk, 445 liter tuak, 432 liter ciu, 11.470 butir obat terlarang, dan sabu sebanyak 9,71 gram.

Kapolres juga menjelaskan bahwa Operasi Pekat Lodaya I Tahun 2024 yang dilakukan oleh jajaran Polres Indramayu melibatkan total 810 kegiatan.

Dari jumlah yang berhasil diamankan ada 898 orang, namun yang ditetapkan sebagai tersangka hanya 86 orang. Sisanya, dilakukan pembinaan oleh pihak kepolisian.

“Lewat operasi ini, sasaran kami adalah memberantas penyakit masyarakat,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *