Kediri ,Grib.co.id-Di bulan suci Ramadan yang seharusnya menjadi waktu untuk merenung dan meningkatkan keimanan, justru muncul sebuah ironi yang memprihatinkan. Aktivitas perjudian yang seharusnya menjadi perbuatan yang dijauhi, justru terkesan dibiarkan dan bebas dari pengawasan aparat penegak hukum (APH). Di daerah Ngesong, perjudian ayam sabung semakin marak dan populer, dan kecurigaan mulai mengarah kepada individu-individu tertentu yang diduga terlibat dalam bisnis ilegal ini.
Pusat perjudian yang diindikasikan beroperasi di Ngesong ini diduga dimiliki oleh seseorang yang bernama Suroso. Belum jelas bagaimana bisa tempat tersebut terus beroperasi tanpa ada penindakan dari pihak berwenang. Situasi ini menjadi semakin rumit ketika dalih bahwa beberapa tempat perjudian lain di kawasan Tanjung diduga dimiliki oleh individu bernama Daok dan Kasan. Dalam wilayah hukum Polres Kediri Kota, aktivitas ilegal ini terus berlangsung seolah-olah tak terjamah oleh hukum.
Ironisnya, di tengah kesucian Ramadan, di mana umat Islam diwajibkan untuk membatasi aktivitas negatif dan meningkatkan doa serta ibadah, lingkungan sekitar tampak abai terhadap giat perjudian yang merugikan banyak pihak. Banyak anak muda dan orang dewasa terjebak dalam praktik yang merusak moral ini, sementara masyarakat luas merasa putus asa melihat kondisi ini tanpa ada langkah tegas dari APH.
Pihak kepolisian seharusnya meningkatkan pengawasan dan tindakan tegas terhadap praktik perjudian di wilayah ini, terutama menjelang bulan suci yang seharusnya diisi dengan kegiatan positif dan spiritual. Keberadaan tempat-tempat perjudian ini bukan hanya mencoreng nilai-nilai agama, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang merugikan, mulai dari kerugian finansial hingga masalah keluarga.
Himbauan kepada masyarakat untuk lebih peka terhadap aktivitas ilegal di sekitar mereka dan mendukung upaya penegakan hukum sangatlah penting. Harapan kita adalah agar bulan suci ini tidak tercemar oleh praktik-praktik yang menyesatkan, dan agar tempat-tempat perjudian tersebut segera ditindaklanjuti agar tidak mengganggu kedamaian masyarakat.
Team/red





