Disdik Majalengka Gelar Lepas Sambut dan Sertijab Administrator dan Jabatan Pengawas

A. Hudri Harisman

Majalengka, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majalengka menggelar lepas sambut dan serah terima jabatan administrator dan jabatan pengawas, di Aula Disdik Majalengka, Senin (28/07/2025).

Dalam sertijab tersebut, tampak beberapa pejabat baru mengisi kekosongan juga berganti posisi. Seperti Eti Rohaeti, SP., kini menjabat sebagai Sekretaris menggantikan Budie Winarto.

Sementara Asep Fajar Aliwardhana, S.IP., M.A.P., yang sebelumnya menjadi Kabid Pemberdayaan Ekonomi dan Pembangunan Desa di Dinas PMD, kini menjabat Kabid Pendidikan Sekolah Dasar (SD).

Sedangkan posisi Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dijabat oleh H. Iwan Rusmawan, S.Pd I., M.Pd. dan H. Duding Solehudin, S.Pd.I., sebagai Kepala Seksi PDPK Bidang SMP.

Selanjutnya, Memet Ahmad Slamet, S.Pd., M.Pd. yang semula menjabat Kabid pendidikan SMP, kini menjadi Sekretaris Kecamatan Bantarujeg.

Kemudian Irma Agustini Pratiwi, S.Pd., M.Pd., yang semula menjabat sebagai Kabid pendidikan SD, kini menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan Kertajati.

Kepala Dinas Pendidikan H. Rd. Muhammad Umar Ma’ruf, S.Sos, M.Si., dalam sambutannya mengucapkan terimaksih kepada pejabat yang sudah mengabdi di lingkungan Dinas Pendidikan, dan mengucapkan selamat bertugas ditempat yang baru.

Ia juga mengucapkan selamat kepada pejabat administrator dan pejabat pengawas yang baru mendapatkan tugas di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka.

Umar berharapkan kepada para pejabat baru, untuk segera beradaptasi agar dapat meningkatkan kualitas manajemen Dinas Pendidikan, serta mempercepat implementasi program-program prioritas kemendikdasmen dan pemerintah daerah, serta bersinergi dalam mensukseskan visi misi Majalengka langkung sae.

Selanjutnya, menyikapi waktu belajar yang baru, Umar kembali menegaskan dukungannya terhadap program pemerintah dalam jam belajar sekolah dan batasan waktu sekolah hanya 5 hari dalam sepekan tersebut.

“Mudah-mudahan penerapan waktu belajar sekolah 5 hari ini, dapat meningkatkan nilai rapot para peserta didik, yang nanti akan dievaluasi diakhir tahun pelajaran,” ungkap Umar dihadapan para Wartawan usai kegiatan sertijab.

Ia juga menilai, dampak dari penerapan waktu belajar sekolah bagi peserta didik sangat positif, selain waktu pagi bisa menunaikan Ibadah sholat shubuh bagi yang muslim, para orang tua juga dapat membersamai anaknya di hari Sabtu dan Minggu (family time).

Ditempat terpisah, Bupati Majalengka Drs. Eman Suherman, MM., dengan adanya mutasi dan rotasi ini, Ia mendorong pejabat untuk kerja cepat, kreatif, dan responsif terutama dalam kualitas pelayanan.

Dikatakan Eman, kegiatan mutasi dan rotasi ini merupakan rutinitas yang biasa dilakukan di sebuah pemerintahan. Sebagai bentuk penyempurnaan kinerja, agar sinergitas antar ASN terbangun semakin erat, kuat, dan saling memotivasi. Sehingga apa yang menjadi target pemerintah dapat tercapai.***

Pos terkait