Bupati Majalengka Kecewa, Salah Satu SPPG MBG Diduga Tak Penuhi Standar, Minta Kualitas dan Anggaran Diawasi Ketat

Ahmad Hudri Harisman

MAJALENGKA – Bupati Majalengka, Eman Suherman, melakukan inspeksi dan monitoring terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyoroti sejumlah kondisi yang dinilai belum memenuhi standar kelayakan meskipun fasilitas tersebut telah beroperasi melayani program pemerintah.

Dalam video yang diunggah melalui akun media sosial pribadinya, Sabtu (30/05/2026), Eman Suherman tampak meninjau langsung kondisi dapur SPPG dan sejumlah fasilitas penunjang lainnya.

Ia mengkritisi kondisi bangunan, tata kelola dapur, serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang menurutnya perlu segera diperbaiki agar sesuai dengan standar kebersihan dan keamanan yang dipersyaratkan dalam pelaksanaan Program MBG.

Selain aspek sarana dan prasarana, Bupati juga menyoroti kualitas menu makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat.

Ia mempertanyakan kesesuaian antara kualitas hidangan yang diberikan dengan anggaran yang telah dialokasikan pemerintah untuk program tersebut.

Menurutnya, setiap rupiah anggaran negara harus benar-benar diwujudkan dalam bentuk pelayanan dan pemenuhan gizi yang optimal bagi anak-anak.

“Salah satu peran kami selaku Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan Program MBG adalah melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap jalannya program,” ujar Eman Suherman.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh pelaksanaan MBG di sekolah, SPPG, maupun mitra penyelenggara berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah, mulai dari kualitas makanan, kebersihan, keamanan pangan, hingga ketepatan distribusi kepada para penerima manfaat.

Lebih lanjut, Eman menekankan pentingnya pengawasan guna mencegah terjadinya penyimpangan anggaran maupun pengurangan takaran dan porsi makanan yang menjadi hak peserta didik.

Menurutnya, pengawasan yang ketat diperlukan agar tujuan utama Program MBG dalam meningkatkan kualitas gizi anak dapat tercapai secara maksimal.

Selain melakukan pengawasan, Pemerintah Daerah juga terus memberikan pembinaan dan pendampingan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program. Pembinaan tersebut dilakukan melalui edukasi, arahan, dan penguatan kapasitas kepada yayasan, penyedia makanan, maupun pengelola SPPG agar pelaksanaan Program MBG berlangsung secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Langkah tegas yang dilakukan Bupati Majalengka ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sehingga manfaat program benar-benar dirasakan oleh para siswa sebagai generasi penerus bangsa.

Hingga berita ini diterbitkan, tidak terdapat keterangan resmi dalam unggahan tersebut mengenai lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimaksud. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait guna menjaga akurasi dan keberimbangan informasi.***

Pos terkait