Turnamen Sepak Bola Antarblok Desa Jatitengah Resmi Ditutup, Blok Kamis Raih Gelar Juara

JATITENGAH – Turnamen sepak bola antarblok Desa Jatitengah resmi ditutup pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kegiatan yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat persaudaraan antarwarga tersebut turut dihadiri Kepala Desa Jatitengah, Karang Taruna, BPD, perwakilan Kecamatan, Kapolsek, serta perwakilan Koramil.

Dalam laga final, Blok Kamis berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Blok Rabu dengan skor 1-0. Kepala Desa Jatitengah, H. Eep Saepul Azis, secara langsung menyerahkan trofi, hadiah uang pembinaan, serta uang kadeudeuh kepada para pemenang.

Adapun hasil turnamen, juara pertama diraih Blok Kamis dengan hadiah Rp3 juta, juara kedua Blok Rabu sebesar Rp2 juta, juara ketiga Blok Sabtu/Cipaku sebesar Rp1 juta, dan juara keempat Blok Senen sebesar Rp500 ribu. Selain hadiah tersebut, seluruh tim juga mendapatkan uang kadeudeuh dari Pemerintah Desa Jatitengah.

Kapten Blok Kamis, yang akrab disapa Abang Nanadar, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan timnya. Menurutnya, perjalanan menuju gelar juara penuh tantangan dan menguras tenaga.

“Perjuangan ini super ekstrem dan sangat menguji kesabaran. Alhamdulillah, tim kami bisa bertahan dan melewatinya hingga akhirnya meraih gelar juara antarblok Desa Jatitengah tahun 2026,” ujarnya.

Turnamen sepak bola antarblok tersebut merupakan tradisi yang telah berlangsung secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya para pemuda, untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, serta menjaga semangat kebersamaan.

Ketua Panitia Turnamen Antarblok Desa Jatitengah, Nandang, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut agar tetap berlangsung secara tertib, aman, kondusif, dan penuh tanggung jawab.

“Atas nama pemuda dan pemudi Desa Jatitengah, kami terus belajar dan berupaya agar kegiatan seperti ini tetap ada dan terjaga. Bukan hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat persatuan dan kekompakan pemuda,” ungkap Nandang.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui turnamen tersebut dapat terus dipertahankan. Menurutnya, persatuan dan kekompakan penting agar generasi muda tidak mudah terprovokasi maupun diadu domba oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab serta kepentingan pribadi maupun golongan.

Selain menjadi sarana silaturahmi, turnamen ini juga turut memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Panitia berharap tradisi positif tersebut dapat terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya sehingga semangat olahraga, persaudaraan, gotong royong, dan persatuan masyarakat Desa Jatitengah tetap terjaga.***
Hanafi

Pos terkait