Wanti-wanti Bahaya Narkoba dan Kebut-kebutan di Jalan, Polsek Lohbener Beri Pesan ke pelajar SMK

INDRAMAYU — Masa remaja menjadi fase penting dalam membentuk karakter dan menentukan pilihan hidup. Pesan itulah yang dibawa jajaran Polsek Lohbener Polres Indramayu Polda Jabar saat memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada pelajar SMK Tematika Lohbener, Kabupaten Indramayu, Senin (24/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 WIB tersebut menyentuh sejumlah persoalan yang dekat dengan kehidupan pelajar, mulai dari tawuran, perundungan atau bullying, penyalahgunaan minuman keras dan obat-obatan terlarang, hingga perilaku berkendara yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Pembinaan disampaikan Panit Binmas Polsek Lohbener Iptu H. Warya Suryan, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Aris Santosa, S.H., Kegiatan turut didampingi Kepala SMK Tematika Lohbener Deni Umar Setiana, M.M., serta guru bidang kesiswaan Wartiah Ningsih, S.Pd.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., melalui Kapolsek Lohbener Kompol G. Sumantri mengatakan, pembinaan di lingkungan sekolah menjadi salah satu langkah pencegahan yang terus dilakukan kepolisian untuk membantu melindungi generasi muda dari berbagai perilaku berisiko.

Menurutnya, pendekatan kepada pelajar perlu dilakukan melalui komunikasi dan edukasi. Remaja perlu memperoleh pemahaman mengenai konsekuensi dari setiap tindakan sekaligus didorong untuk berani mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi tekanan dari lingkungan pergaulan.

Perhatian juga diberikan terhadap persoalan bullying. Para pelajar diingatkan agar tidak menjadikan kekurangan, kondisi fisik, latar belakang maupun perbedaan lainnya sebagai bahan untuk merendahkan teman.

Perundungan, baik dilakukan secara langsung maupun melalui media sosial, dapat memberikan dampak serius terhadap korban sekaligus merusak suasana belajar yang seharusnya aman dan saling menghargai.

Karena itu, pelajar didorong untuk membangun budaya saling menjaga. Jika mengetahui adanya perundungan, kekerasan atau persoalan lain di sekolah, siswa diharapkan tidak ikut menyebarkan atau memperkeruh keadaan, tetapi menyampaikannya kepada guru, orang tua maupun pihak yang dapat membantu menyelesaikan masalah dengan baik.

Materi lainnya menyangkut bahaya minuman keras dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Petugas mengingatkan bahwa rasa ingin tahu maupun ajakan teman tidak seharusnya menjadi alasan bagi pelajar untuk mencoba sesuatu yang dapat membahayakan kesehatan dan masa depan.

Begitu pula dalam berlalu lintas. Pelajar diminta tidak menjadikan jalan raya sebagai tempat menunjukkan keberanian melalui kebut-kebutan maupun perilaku berkendara yang membahayakan. Keselamatan harus ditempatkan sebagai kebutuhan utama setiap kali berada di jalan.

Kompol G. Sumantri menjelaskan, sekolah mempunyai peran besar dalam membangun karakter, tetapi upaya melindungi anak dan remaja membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Orang tua, guru, lingkungan masyarakat dan kepolisian perlu berjalan bersama agar persoalan yang dialami pelajar dapat diketahui dan ditangani sejak dini.

Selain menyampaikan pesan kamtibmas, kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi antara polisi dan siswa. Pendekatan seperti ini diharapkan membuat pelajar tidak melihat polisi hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pihak yang dapat diajak berkomunikasi ketika mereka menghadapi persoalan yang berkaitan dengan keamanan maupun lingkungan sosial.

Kapolsek Lohbener berharap pembinaan di sekolah dapat membantu siswa lebih memahami batas antara pergaulan yang sehat dan perilaku yang berpotensi merugikan. Pelajar juga diharapkan mampu menjadi bagian dari terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, bebas kekerasan dan saling menghargai.

Bagi kepolisian, mencegah kenakalan remaja tidak cukup dilakukan ketika persoalan sudah terjadi. Edukasi sejak dini menjadi bagian penting agar pelajar mampu mengenali risiko, memahami konsekuensi dan memiliki keberanian untuk memilih lingkungan serta aktivitas yang positif. Pungkas Kompol G. Sumantri.

Terpisah Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *