INDRAMAYU – Sebanyak 508 siswa SMP Negeri 2 Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mendapat pembinaan dari jajaran Polsek Sukagumiwang mengenai bahaya tawuran, geng motor, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, hingga perundungan atau bullying, Senin (19/10/2026).
Pembinaan tersebut disampaikan dalam kegiatan upacara bendera yang dirangkaikan dengan program Bimbingan dan Penyuluhan (Binluh) sebagai bagian dari Quick Wins “Gatur Pagi dan Polisi Peduli Pendidikan”.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.30 WIB itu dilaksanakan oleh Ps. Panit Binmas Polsek Sukagumiwang Aiptu Sarip bersama Bhabinkamtibmas Aiptu H. Sofyan Hermawan, S.Kep., mewakili Kapolsek Sukagumiwang AKP Suripto, S.H., M.H.
Upacara berlangsung di lapangan SMPN 2 Kertasemaya, Kecamatan Kertasemaya, dan diikuti Kepala Sekolah Dian Puspitasari, M.Pd., beserta jajaran guru, staf, dan seluruh peserta didik.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Sukagumiwang AKP Suripto menjelaskan, keterlibatan personel kepolisian dalam kegiatan sekolah merupakan bagian dari upaya pencegahan kenakalan remaja sekaligus menanamkan kedisiplinan dan kesadaran hukum sejak dini.
Menurutnya, pembinaan terhadap pelajar perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mereka memahami risiko dari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun orang lain.
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Sarip bersama Aiptu H. Sofyan Hermawan mengingatkan para siswa agar tidak terlibat tawuran antarpelajar maupun aktivitas geng motor yang berpotensi menimbulkan kekerasan dan gangguan ketertiban masyarakat.
Para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan obat keras tertentu (OKT) yang dapat mengganggu kesehatan, pendidikan, serta masa depan mereka.
Selain persoalan kenakalan remaja, kepolisian memberikan perhatian terhadap keselamatan pelajar saat beraktivitas di jalan raya.
Siswa diingatkan untuk mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm ketika menjadi penumpang sepeda motor, serta tidak mengendarai kendaraan bermotor apabila belum memenuhi persyaratan usia dan kepemilikan surat izin mengemudi.
Petugas juga mengingatkan bahaya penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis serta perilaku berisiko saat menggunakan angkutan umum.
Secara khusus, para siswa dilarang duduk di atas kap kendaraan maupun bergelantungan di pintu angkutan umum karena tindakan tersebut dapat membahayakan keselamatan dan berisiko menyebabkan kecelakaan.
AKP Suripto menekankan pentingnya kesadaran pelajar untuk mengutamakan keselamatan, baik ketika berada di lingkungan sekolah maupun saat melakukan perjalanan dari dan menuju rumah.
Perhatian lainnya adalah pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan. Para siswa diajak untuk tidak melakukan kekerasan fisik, mengejek, mengintimidasi, atau merendahkan teman.
Melalui pembinaan tersebut, kepolisian mendorong terciptanya hubungan pertemanan yang sehat, saling menghormati, dan membangun rasa kepedulian antar siswa.
Kapolsek Sukagumiwang juga menilai keterlibatan guru dan orang tua menjadi bagian penting dalam membentuk karakter serta mengawasi perkembangan perilaku anak.
Karena itu, komunikasi antara sekolah, keluarga, dan kepolisian perlu terus diperkuat agar potensi persoalan yang dihadapi pelajar dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi tagline Kapolri, “Polisi Bersama Masyarakat”, melalui kemitraan dengan dunia pendidikan dalam membangun generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran hukum.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek Sukagumiwang berharap para siswa tidak hanya memahami berbagai larangan, tetapi juga mampu menerapkan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, rumah, maupun lingkungan pergaulan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat, termasuk guru dan orang tua, agar tidak ragu melaporkan tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat kepada kepolisian.
Segera hubungi Call Center Polri 110 atau Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110.





