MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten Majalengka terus memperkuat reformasi birokrasi melalui pengembangan inovasi pelayanan berbasis digital. Salah satu langkah tersebut diwujudkan dengan peluncuran Sistem Layanan Terpadu Sekretariat DPRD Kabupaten Majalengka (SI-LENTERA) oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, di Gedung Bhineka Yudha Sawala, Rabu (4/11/2026).
Mengusung konsep One Gate – Multiple Services, SI-LENTERA dirancang untuk mengintegrasikan berbagai kebutuhan pelayanan dalam satu sistem terpadu. Inovasi ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola administrasi yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel di lingkungan Sekretariat DPRD.
Sekretaris DPRD Kabupaten Majalengka, Andi Hermawan, S.IP., M.P., menjelaskan bahwa kehadiran SI-LENTERA merupakan respons terhadap semakin kompleksnya kebutuhan administrasi dan pelayanan kelembagaan DPRD. Karena itu, pengembangannya tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga menyentuh pembenahan tata kelola dan mekanisme kerja.
Menurut Andi, terdapat dua pendekatan utama dalam pembangunan sistem tersebut, yakni penguatan tata kelola organisasi dan transformasi digital. Keduanya diarahkan untuk memperjelas prosedur pelayanan, memperkuat koordinasi, serta mengintegrasikan pengelolaan data agar lebih akurat dan mudah dipantau.
SI-LENTERA memiliki dua fungsi utama. Pertama, sebagai sarana keterbukaan informasi publik yang memungkinkan masyarakat mengakses profil DPRD, agenda persidangan, hasil rapat, produk hukum melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), hingga kanal penyampaian aspirasi masyarakat.
Kedua, sebagai sistem pendukung administrasi internal yang mencakup berbagai fitur, seperti pemantauan anggaran elektronik (e-monitoring), absensi elektronik, layanan penerimaan tamu, manajemen sumber daya manusia, pelacakan pengadaan barang dan jasa, hingga pengelolaan surat pertanggungjawaban (SPJ) perjalanan dinas. Seluruhnya dirancang terintegrasi dalam satu dasbor pemantauan pimpinan.
Ketua DPRD: Bukan Sekadar Digitalisasi, tetapi Penguatan Fungsi Kelembagaan
Peluncuran SI-LENTERA mendapat apresiasi dan dukungan dari Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Didi Supriadi, S.H. Ia menilai inovasi tersebut memiliki arti strategis bagi penguatan kelembagaan DPRD, terutama dalam menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi legislatif.
Didi menegaskan, keberhasilan inovasi tidak cukup diukur dari tersedianya teknologi atau aplikasi pelayanan. Lebih dari itu, sistem tersebut harus mampu meningkatkan kualitas dukungan administrasi dan profesionalisme Sekretariat DPRD sehingga tiga fungsi utama dewan dapat berjalan secara optimal.
Pada fungsi legislasi, SI-LENTERA diharapkan mendukung proses pembentukan peraturan daerah agar lebih tertib, terencana, dan terdokumentasi dengan baik. Dalam fungsi anggaran, sistem ini harus mampu memperkuat transparansi, kepastian prosedur, serta kejelasan pertanggungjawaban pengelolaan administrasi anggaran.
Sementara pada fungsi pengawasan, integrasi data dan pelaporan diharapkan dapat membantu setiap kegiatan pengawasan DPRD berjalan lebih sistematis, terukur, dan memiliki dokumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Meski demikian, Didi mengingatkan bahwa penerapan SI-LENTERA harus tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Inovasi tersebut tidak boleh mengubah batas kewenangan DPRD maupun pembagian tugas di lingkungan Sekretariat DPRD.
Sebaliknya, keberadaannya harus menjadi instrumen untuk memperjelas alur pelayanan, memperkuat koordinasi, serta memastikan setiap unsur organisasi menjalankan tanggung jawab sesuai tugas dan fungsinya.
Diproyeksikan Menjadi Command Center Sekretariat DPRD
SI-LENTERA merupakan proyek perubahan yang diinisiasi Sekretaris DPRD Kabupaten Majalengka sebagai bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II. Pengembangannya direncanakan berlangsung secara bertahap, mulai dari penyusunan prototipe, penyempurnaan sistem, hingga optimalisasi pemanfaatan layanan.
Dalam jangka panjang, SI-LENTERA ditargetkan berkembang menjadi Command Center Sekretariat DPRD. Melalui pusat kendali tersebut, pimpinan diharapkan dapat memperoleh informasi secara cepat, memantau perkembangan kegiatan, serta mengakses data aktual sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
Bupati Majalengka Eman Suherman turut mengapresiasi lahirnya inovasi tersebut. Ia berharap SI-LENTERA tidak hanya menjadi sarana pembaruan sistem administrasi, tetapi juga mampu memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan aparatur, serta menumbuhkan budaya kerja yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada hasil.
Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi pelayanan publik dan tata kelola kelembagaan yang lebih modern. Dengan dukungan seluruh unsur terkait, SI-LENTERA diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kinerja Sekretariat DPRD sekaligus mendukung terwujudnya pemerintahan Kabupaten Majalengka yang Langkung SAE.





