Irfan Hakim dan Bos Koi Meriahkan Bagi bagi Mie Ayam Jamur Wedun Oghel Zulvianto di Situ Cipanten

Majalengka — Situ Cipanten seakan tak pernah kehabisan pesona. Setelah sebelumnya Hartono Soekwanto, yang dikenal sebagai Bos Koi Indonesia, kepincut dengan keindahan dan kejernihan air Situ Cipanten dan menghibahkan ribuan ikan koi yang bebas berenang di jernih dan alaminya air situ, kini giliran artis Oghel Zulvianto yang terpikat.

Selain bukan sekadar menikmati keindahan alam, Oghel Zulvianto memilih Situ Cipanten sebagai lokasi untuk memperkenalkan bisnis kuliner terbarunya, Mie Ayam Jamur Wedun, juga karena tempat yang pernah berprestasi meraih juara satu tingkat nasional ini, selalu di penuhi oleh ribuan pengunjung dari berbagai kota.

Tentunya, pilihan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pesona Situ Cipanten bukan hanya menarik wisatawan untuk datang menikmati suasana alam, tetapi juga mulai menjadi ruang kreatif dan promosi bagi pelaku usaha.

Dengan airnya yang jernih, suasana alam yang asri, serta daya tarik ikan koi yang berenang bebas, Situ Cipanten semakin menunjukkan potensinya sebagai salah satu destinasi wisata yang mampu memadukan keindahan alam dengan aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.

Tidak tanggung-tanggung, selain membagikan 500 porsi Mie Ayam Jamur Wedun, kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan kehadiran artis terkenal Irfan Hakim dan Bos Koi Indonesia Hartono Soekwanto, Ahad (27/09/2026).

Direktur Bumdes Karya Mekar selaku pengelola Situ Cipanten, Yosep Hendrawan, menyucapkan terimaksih dan mengapresiasi atas pilihan Oghel Zulvianto, dalam mempromosikan bisnis kulinernya, di Situ Cipanten.

“Alhamdulillah jauh-jauh hari, kita sudah ada bokingan enam bus, dua dari Bekasi, dua dari Bogor dan dua dari Bandung, nah manajemen Bos koi dan Oghel tertarik untuk memviralkan Mie Ayam Wedun,” ucap Yosep, ditemui di area Situ Cipanten, Ahad (27/09/2026).

“Alhamdulillah Situ Cipanten mendapatkan berkah dan anugerah, dengan adanya kegiatan ini, akhirnya, wisatawan yang berkunjung juga meningkat dari yang biasanya di hari minggu itu seribu sampai seribu lima ratus orang, mudah-mudahan nanti sore setelah ada laporan pengunjung diangkat dua ribu,” tambah Yosep.

Progres Perkembangan Ikan Koi

Selain itu, Yosep juga memaparkan perkembangan ikan koi yang dihibahkan oleh Bos Koi Indonesia, Hartono Soekwanto. Ikan yang sebelumnya ditebar di Situ Cipanten pada awal 2026 tersebut kini tidak hanya mampu bertahan hidup, tetapi juga telah berkembang biak.

Kondisi ini, tentu semakin menambah daya tarik Situ Cipanten yang terletak di Desa Gunungkuning Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka, sekaligus menunjukkan bahwa habitat perairan tersebut cukup mendukung perkembangan ikan koi.

“Bos Koi juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pengelola Situ Cipanten dan Pemdes Gunungkuning, yang telah merawat ikan koi Bos Koi, dengan baik,” jelas Yosep, peraih juara 1 direktur Bumdes Inovatif Nusantara 2024.

Dikatakan Yosep, pihaknya bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Gunungkuning telah melakukan budidaya ikan koi tersebut. Dari hasil budidaya itu, ikan koi yang sebelumnya dihibahkan kini telah berkembang biak dan menghasilkan sekitar 5.000 ekor anakan.

“Ada sekitar lima ribuan lah, yang sudah siap ditebar untuk menarik jumlah wisatawan yang datang, karena kemungkinan besar atas izin Bos koi ikan ini sebagian akan dijadikan marchandise dan oleh-oleh,” pungkas Yosep.

Pos terkait