Kembali marak peredaraan Narkoba didusun kampung Tempel.

Labuhanbatu- Grib.co.id

Kapolres Labuhanbatu AKBP Dr. Benhard L Malau, S. I. K.,MH, melalui kasi Humas menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pihak kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika. “Kami akan terus menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat, aparat pemerintah setempat, dan tokoh pemuda untuk memastikan bahwa tidak ada ruang bagi aktivitas ilegal di setiap wilayah hukum polres Labuhanbatu dan setiap informasi yang masuk akan kami tindak lanjuti dengan serius, untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba”, ucapnya, beberapa waktu yang lalu.

Foto gambar.
Keterangan : jl Menuju lokasi dan tempat peredaraan Narkoba di dusun kampung Tempel.

Namun himbauan Kapolres tidak di indahkan oleh berinisial Hendra (H), yang diduga bandar narkoba yang berlokasi dibelakang lapangan sepak bola, didusun Kampung Tempel, desa Tebing Linggahara, kecamatan Bilah Barat, 

Menurut informasi warga setempat lokasi peredaran Narkoba itu berada diperkebunan kelapa sawit milik warga, tepatnya penghabisan jalan rabat beton lalu belok kanan, nantinya akan terliat pondok atau bascamp terpal berwarna Biru  ungkap warga tersebut dengan penuh detail kepada tim awak media.

Akibat kembali maraknya peredaran narkoba jenis sabu-sabu didusun Kampung tempel, hingga sangat meresahkan warga setempat, khususnya kaum Ibu-ibu, yang melihat banyak nya para pengendera sepeda motor yang keluar masuk ketempat mereka, diduga untuk membeli dan menikmati narkoba.

Hal serupa juga terlihat tim awak media dilapangan beberapa hari yang lalu, peredaran narkoba jenis sabu- sabu semakin eksis ditempat tersebut, tanpa mengenal rasa takut dan batas usia, hal itu di buktikan dengan ramenya kenderaan roda dua yang keluar masuk dari lokasi tersebut.

Melansir info dari masyarakat daerah sekitar kepada tim wartawan, yang tidak ingin identitasnya di publikasikan mengatakan,”dalam hal menjalankan dan mengedarkan bisnis narkobanya H dibantu oleh rekannya berinisial K (Kutek) masyarakat setempat, yang bertugas sebagai pengedar di lapangan”, ujar warga tersebut dengan tegas.

Selanjutnya, untuk meyakinkan tim awak media bahwasanya ada peredaran narkoba didusun Kampung Tempel, warga tersebut mengajak tim awak media, dan menunjukkan lokasi H, sambil berlalu dan hendak mau pergi, dia mengatakan ” dari sini jalannya bang, sambil menunjuk arah jalan ke lokasi, abang terus saja, nanti orang abang akan nampak tenda biru dan rame kenderaan parkir, saya takut nanti di apa-apai ama mereka”, ungkapnya dengan rasa was-was, sambil melihat kiri kanan dan belakang.

“Banyak sekali dampak maraknya peredaran narkoba, salah satunya meningkatnya pencurian. Kami meminta tolong kepada abang-abang wartawan, agar memberitakan peredaran narkoba didusun Kampung Tempel ini. Terkhusus kepada bapak Kapolres Labuhanbatu, dan bapak Kasat Narkoba serta jajaranya agar segeralah bandar narkoba Hendra dan kaki tanganya ditangkap” harap dan pinta warga tersebut.

Terpisah, ketua Masyarakat Pengiat Anti Narkoba (MAPAN), Kabupaten Labuhanbatu Jb Gultom mengatakan “kita minta Satresnarkoba Polres Labuhanbatu bertindak menangkap pengedar dan bandar sabu yang berada didusun Kampung Tempel, sudah menjadi rahasia umum jika mereka itu sudah lama beroperasi disana, apa ada pembiaran..?, tegasnya.

Sebelumnya, ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Kasat Narkoba Polres Labuhan Batu, AKP Sopar Budiman, melalui pesan Whatsapp mengatakan” terima kasih atas infonya, akan saya teruskan ke anggota untuk segera di tindak lanjuti. **

Jum’at 13/9/2024

Dora*

Pos terkait