SURABAYA, BUSERJATIM.COM GROUP– Suasana penuh keakraban dan nostalgia mewarnai pertemuan para mantan personel Pelni’s Band dalam kegiatan temu kangen dan reuni yang digelar di L Fash Cafe and Eatry, Jalan Manyar Kartika Barat, Surabaya, Senin (7/9/2026).
Pertemuan tersebut bukan sekadar menjadi ajang berkumpulnya para mantan anggota band, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali mengenang perjalanan, persahabatan, serta berbagai cerita yang pernah terukir selama menjadi bagian dari keluarga besar Pelni.
Sejumlah wajah lama yang pernah menghiasi perjalanan Pelni’s Band kembali bertemu dalam suasana santai. Canda, tawa, dan cerita masa lalu mengalir di tengah acara, seolah membawa para peserta kembali pada masa ketika musik menjadi salah satu ruang untuk mempererat hubungan di lingkungan Pelni.
Reuni Eks Pelni’s Band ini diketuai oleh Bapak Noval, dengan Wakil Ketua Ibu Lussy dan Bendahara Ibu Evi. Ketiganya bersama para anggota dan keluarga besar Pelni turut berupaya menjaga semangat kebersamaan agar hubungan yang telah terjalin sejak lama tetap hidup dan terus berkembang.
Kehadiran sejumlah tokoh dan keluarga Pelni semakin menambah hangat suasana acara. Perwakilan PT Pelni Cabang Surabaya turut hadir bersama keluarga besar Pelni dari unsur laut maupun darat. Hadir pula Capt. Pujo, mantan nakhoda, yang turut menjadi bagian dari keluarga besar Pelni.
Momen emosional juga terasa ketika keluarga almarhum Bapak Yance, yang dikenal sebagai salah satu pembina band Pelni Surabaya, hadir dalam kegiatan tersebut. Ibu Bangunan bersama putri almarhum Bapak Yance ikut menyaksikan kembali pertemuan para sahabat dan keluarga besar yang pernah memiliki kedekatan dengan perjalanan Pelni’s Band.
Bagi para peserta, keberadaan Pelni’s Band tidak hanya berkaitan dengan aktivitas bermusik. Band tersebut menjadi bagian dari perjalanan kehidupan, tempat bertemunya banyak orang dengan latar belakang berbeda dalam satu ikatan persahabatan dan kekeluargaan.
Karena itu, reuni kali ini memiliki makna tersendiri. Setelah sekian lama menjalani kehidupan dan kesibukan masing-masing, para mantan personel serta keluarga besar Pelni kembali memperoleh kesempatan untuk duduk bersama, berbagi cerita, dan mengingat kembali perjalanan yang pernah mereka lalui.
Sejumlah kenangan lama pun menjadi bahan pembicaraan dalam suasana yang cair. Kisah-kisah saat masih aktif, pengalaman selama berada di lingkungan Pelni, hingga cerita tentang rekan-rekan yang telah lebih dahulu berpulang menjadi bagian dari nostalgia yang mengiringi pertemuan tersebut.
Semangat reuni juga memperlihatkan bahwa jarak waktu tidak selalu mampu memutus tali persaudaraan. Meski para anggota kini telah memiliki kesibukan, profesi, dan kehidupan masing-masing, hubungan yang dibangun melalui kebersamaan di masa lalu tetap memiliki tempat tersendiri.
Pertemuan itu sekaligus menjadi bentuk penghargaan terhadap perjalanan Pelni’s Band dan orang-orang yang pernah memberikan perhatian serta dukungan terhadap keberadaannya. Nama-nama dan kenangan para senior yang telah berjasa tetap menjadi bagian penting dalam cerita panjang keluarga besar band tersebut.
Di tengah perubahan zaman, semangat seperti inilah yang dinilai penting untuk terus dipertahankan. Reuni tidak hanya menghadirkan nostalgia, tetapi juga membuka ruang bagi generasi dan keluarga besar Pelni untuk saling mengenal, mempererat komunikasi, serta menjaga hubungan kekeluargaan yang telah terbentuk selama bertahun-tahun.
Kegiatan temu kangen tersebut akhirnya menjadi lebih dari sekadar pertemuan biasa. Di balik musik dan kenangan masa lalu, tersimpan pesan bahwa persahabatan yang dibangun dengan ketulusan mampu bertahan melewati waktu.
Dengan semangat kebersamaan itu, keluarga besar Eks Pelni’s Band berharap silaturahmi dapat terus terjaga dan kegiatan serupa kembali digelar pada kesempatan berikutnya. Bagi mereka, reuni bukan hanya tentang kembali bertemu, melainkan tentang merawat kenangan dan memastikan ikatan persaudaraan keluarga besar Pelni tetap menyala.
(Tim/Red)





