Ahmad Hudri Harisman

Majalengka – Sekitar 1.300 warga Kabupaten Majalengka yang tergabung dalam Presidium Asosiasi/Aliansi Pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar unjuk rasa (unras) di depan Gedung DPRD Kabupaten Majalengka dan Pendopo Bupati Majalengka, Rabu (8/7/2026).
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa membawa berbagai spanduk dan poster berisi dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Ketua Presidium Asosiasi/Aliansi Pendukung MBG, Maman Rahmana, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk dukungan masyarakat agar Program MBG tetap dilanjutkan dan dijalankan secara konsisten demi kepentingan anak-anak Indonesia.
Menurutnya, MBG memiliki manfaat besar dalam meningkatkan pemenuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan peserta didik. Selain itu, program tersebut juga dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian melalui keterlibatan petani, peternak, pelaku UMKM, serta membuka lapangan pekerjaan.
«”Kami hadir untuk menyampaikan aspirasi agar Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan. Kami berharap seluruh pihak mendukung pelaksanaan program ini dengan melakukan perbaikan apabila masih ditemukan kekurangan di lapangan, bukan menghentikan program yang manfaatnya sudah dirasakan masyarakat,” ujar Maman.»
Ia menambahkan, pihaknya mendukung pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program MBG agar pelaksanaannya semakin baik, transparan, akuntabel, serta terbebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Selain itu, massa juga meminta pemerintah mencabut moratorium terhadap pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah memasuki tahap persiapan. Di sisi lain, mereka mendukung moratorium terhadap pendaftaran dapur SPPG baru hingga proses evaluasi selesai dilakukan.
Dalam aksi tersebut, massa turut menyampaikan harapan kepada pemerintah dan DPRD Kabupaten Majalengka agar terus mengawal implementasi Program MBG sehingga berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Aspirasi para demonstran diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Didi Supriadi. Ia mengapresiasi jalannya aksi yang berlangsung tertib, damai, dan kondusif.
«”Pasti setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat maupun dari lembaga mana pun akan segera kami teruskan kepada pihak-pihak yang berwenang,” ujar Didi di hadapan peserta aksi.»
Didi juga menyatakan dukungannya terhadap Program MBG. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah melalui peningkatan kesejahteraan petani, pelaku UMKM, serta penyerapan tenaga kerja.
«”Oleh karena itu, mari kita bersama-sama mengawal program ini. Yang harus diperbaiki adalah pelaksanaan yang tidak sesuai prosedur atau tidak sejalan dengan harapan Bapak Presiden, bukan programnya,” tegas Didi.»

Usai menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD, massa melanjutkan aksi ke Pendopo Bupati Majalengka untuk menyerahkan pernyataan sikap sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan Program MBG. Pernyataan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Majalengka, Dena M. Ramdhan.
Rangkaian aksi berlangsung damai hingga selesai dengan pengamanan dari personel Kepolisian, Satpol PP, dan unsur terkait lainnya.





