Labuhanbatu- Grib.co.id
Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST., didampingi Kepala Dinas Peternakan, Kepala Bappeda, Ketua TP PKK Labuhanbatu, serta sejumlah pejabat terkait melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara di Kantor Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara, Jalan AH Nasution No. 6, Medan Johor, Kota Medan. Kamis (06/05/2026)
Koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah strategis dalam mendukung arah pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029, sekaligus sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Sumatera Utara
“Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Sumatera Utara Unggul, Maju, dan Berkelanjutan”.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Labuhanbatu merupakan salah satu daerah di Pantai Timur Sumatera Utara yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan, khususnya pengembangan komoditas sapi potong.
Menurutnya, Labuhanbatu memiliki peluang investasi yang menjanjikan karena didukung tiga kekuatan utama daerah, yakni luasnya kawasan perkebunan, posisi wilayah yang strategis, serta tingginya kebutuhan pasar terhadap pangan hewani.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu juga telah menyiapkan berbagai langkah pendukung, mulai dari identifikasi dan penetapan lokasi kawasan sapi potong, inventarisasi kelompok tani, hingga proses perizinan yang dibutuhkan dalam mendukung program tersebut.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mengusulkan kolaborasi pengembangan kawasan peternakan unggulan komoditas sapi potong di Kabupaten Labuhanbatu. Besar harapan kami agar program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat berjalan beriringan dengan program daerah, sehingga mampu mendorong kemajuan sektor peternakan dan peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Wakil Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, Fariz Haholongan Hutagalung, menyambut baik usulan tersebut. Ia menegaskan bahwa program pengembangan peternakan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.
“Apabila pihak kabupaten telah siap, pada prinsipnya kami tidak memiliki kendala untuk membantu proses penyaluran program tersebut. Terlebih jika usulan disampaikan langsung oleh kepala daerah, tentu menjadi perhatian serius bagi kami untuk segera ditindaklanjuti,” kata Fariz.
Ia juga berharap bantuan ternak yang nantinya diberikan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat daerah.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh diskusi konstruktif terkait strategi serta langkah-langkah yang akan dilakukan dalam merealisasikan program pengembangan kawasan peternakan unggulan sapi potong di Kabupaten Labuhanbatu.***
Laporan: DoniRd





