MAJALENGKA — Dukungan terhadap sektor pendidikan di Kabupaten Majalengka kembali menguat. Sekitar 1.900 pelajar tingkat SD hingga SMP menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) melalui aspirasi Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PAN, Farah Puteri Nahlia.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi salah satu agenda kunjungan kerja Farah Puteri ke Pendopo Kabupaten Majalengka, Senin (26/10/2026). Kedatangannya diterima langsung Bupati Majalengka Eman Suherman, Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., serta Ketua DPD PAN Kabupaten Majalengka Rona Firmansyah.
Farah mengatakan, alokasi PIP untuk Majalengka pada tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Jika sebelumnya kuota bantuan masih harus dibagi dengan wilayah Subang dan Sumedang, kini sekitar 1.900 penerima dialokasikan khusus untuk pelajar di Majalengka.
“Alhamdulillah, kami bersyukur, baru saja membagikan program beasiswa PIP dari aspirasi Neng Farah. Khusus di Majalengka, ada sekitar 1.900 yang kita bagikan,” kata Farah.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu peserta didik memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus mengurangi beban pengeluaran keluarga. Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebutuhan pendidikan di Majalengka, termasuk dukungan terhadap fasilitas dan infrastruktur sekolah.
“Semoga bermanfaat untuk adik-adik dan tentunya bisa membantu meringankan orang tua,” ujarnya.
Eman Berharap Kuota PIP Bertambah
Bupati Majalengka Eman Suherman menyambut baik peningkatan alokasi PIP tersebut. Namun, Eman berharap jumlah penerima masih dapat ditambah sehingga bantuan pendidikan dapat menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan.
“Dulu rencananya 2.000, sekarang baru terealisasi 1.900. Mudah-mudahan bertambah terus,” kata Eman.
Pertemuan dengan anggota DPR RI tersebut juga dimanfaatkan Pemkab Majalengka untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan daerah. Salah satunya berkaitan dengan pengawalan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk mendukung pembangunan infrastruktur pada tahun anggaran 2027.
Eman menyebut pembangunan jalan di wilayah Sadarhe menjadi salah satu kebutuhan yang tengah didorong melalui dukungan pemerintah pusat. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah dan anggota DPR RI menjadi bagian penting dalam mengawal usulan tersebut.
“Kalau kita ingin mendapatkan bantuan dari atas, setidaknya dalam format usulan ke kementerian itu ada berita acara yang ditandatangani oleh anggota DPR RI,” jelasnya.
Pemkab Majalengka selanjutnya akan memperkuat komunikasi dengan jajaran legislator dari daerah pemilihan terkait, termasuk Farah Puteri Nahlia. Langkah tersebut diarahkan untuk mengawal kebutuhan pembangunan dan dukungan anggaran pemerintah pusat bagi Majalengka pada 2027, dengan tetap mengikuti mekanisme serta ketentuan yang berlaku.
A. Hudri H.




