“Si Kembar”, Komandoi Peredaran Sabu di Kampung Jawa Padang Matinggi, APH Tak Berdaya Dan Bertindak.

Labuhanbatu – Grib.co.id

Dugaan maraknya peredaran gelap narkotika jenis sabu di lingkungan Kampung Jawa, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, kembali menjadi sorotan masyarakat. Aktivitas yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba tersebut disebut-sebut berlangsung secara terbuka di tengah permukiman padat penduduk dan menimbulkan keresahan warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber serta hasil pantauan sejumlah awak media di Kabupaten Labuhanbatu pada Sabtu, Minggu, dan Senin (30-31 Mei dan 1 Juni 2026), aktivitas yang diduga sebagai peredaran gelap narkotika jenis sabu terlihat berlangsung di kawasan Kampung Jawa Padang Matinggi.

Dari pengamatan di lapangan, sejumlah orang tampak keluar masuk ke lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkotika. Aktivitas tersebut berlangsung di area yang hanya terlindung oleh pepohonan liar, namun masih dapat terlihat oleh masyarakat sekitar.

Sejumlah warga yang ditemui mengaku sudah lama mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Mereka menyebut peredaran sabu diduga dikendalikan oleh beberapa pria yang dikenal di lingkungan setempat dengan inisial B, T, A, dan D. Keempatnya disebut-sebut merupakan saudara kandung yang oleh warga kerap dijuluki sebagai “si kembar”.

“Kalau memang ingin membuktikan, cukup duduk di warung sekitar lokasi. Nanti akan terlihat orang datang dan pergi silih berganti ke tempat yang diduga menjadi lokasi transaksi sabu,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Warga menilai aktivitas yang diduga sebagai transaksi narkoba tersebut berlangsung tanpa rasa takut dan seolah bebas beroperasi meski berada di tengah lingkungan masyarakat. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak sosial yang ditimbulkan, khususnya terhadap generasi muda yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.

Selain meresahkan, warga juga mempertanyakan mengapa aktivitas yang diduga telah berlangsung cukup lama itu belum tersentuh penindakan hukum secara maksimal. Mereka berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan mendalam terhadap informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kami berharap aparat penegak hukum, khususnya Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, dapat segera turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan dan penindakan. Jangan sampai narkoba semakin merusak lingkungan dan masa depan anak-anak kami,” ungkap warga lainnya.

Masyarakat mendesak agar informasi mengenai dugaan peredaran gelap narkotika di Kampung Jawa Padang Matinggi ditindaklanjuti secara serius dan profesional. Warga juga berharap aparat dapat mengungkap pihak-pihak yang terlibat apabila dugaan tersebut terbukti berdasarkan hasil penyelidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak-pihak yang disebutkan dalam informasi masyarakat tersebut. Karena itu, seluruh informasi mengenai dugaan keterlibatan individu tertentu masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan dan penegakan hukum yang berwenang sesuai ketentuan yang berlaku.***

Laporan: Doray Nst.

Pos terkait