Jadi Pembina Upacara di SMKN 1 Kandanghaur, Kapolsek Ingatkan Pelajar Jauhi Tawuran dan Geng Motor

INDRAMAYU — Kepolisian Sektor (Polsek) Kandanghaur hadir langsung di tengah-tengah lingkungan sekolah, di mana Kapolsek Kandanghaur AKP Joni, S.H., dipercaya bertindak sebagai pembina upacara bendera, di SMKN 1 Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Senin pagi (24/8/2026).

Kegiatan tersebut dimanfaatkan oleh pihak kepolisian untuk menyampaikan berbagai pembinaan penting kepada ratusan pelajar, mulai dari penanaman nilai disiplin, keselamatan berlalu lintas, hingga pencegahan kenakalan remaja.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., melalui Kapolsek Kandanghaur AKP Joni, menjelaskan kehadiran pimpinan kepolisian di sekolah merupakan wujud nyata pendekatan preventif guna merangkul generasi muda.

“Polisi hadir bukan hanya dalam penegakan hukum. Kami ingin hadir sebagai sahabat pelajar, memberikan edukasi, dan mengajak mereka bersama-sama menjaga masa depan dengan kegiatan yang positif,” ujar AKP Joni

Dalam amanatnya, AKP Joni secara khusus mewanti-wanti para pelajar agar senantiasa menaati tata tertib sekolah, menghindari kebiasaan membolos, serta menjauhi segala bentuk perkelahian massal atau tawuran antarpelajar yang dapat merusak masa depan mereka.

Selain itu, para pelajar juga diingatkan agar tidak terjerumus ke dalam lingkaran kelompok bermotor yang kerap diasosiasikan dengan aksi-aksi meresahkan di jalan raya.

“Jangan sampai masa depan terganggu karena salah memilih pergaulan atau ikut-ikutan melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya di hadapan para siswa.

Terkait ketertiban berlalu lintas, AKP Joni menyoroti maraknya penggunaan knalpot bising atau knalpot brong yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Ia menegaskan agar para pelajar tidak memodifikasi kendaraan mereka dengan perangkat yang mengganggu kenyamanan warga.

Bagi pelajar yang belum cukup umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), pihak kepolisian dengan tegas melarang mereka membawa kendaraan sendiri ke sekolah, terlebih mengingat letak wilayah yang dekat dengan jalur Pantura berarus padat dan berisiko tinggi.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan mengendarai kendaraan di jalan raya apabila belum memenuhi ketentuan. Jalur Pantura juga memiliki risiko tinggi karena banyak dilalui kendaraan besar,” jelasnya.

Di era digital saat ini, AKP Joni turut mengingatkan pentingnya etika dalam bermedia sosial. Ia meminta para siswa untuk berhati-hati dalam memproduksi maupun menyebarkan konten, serta menjauhi tindakan perundungan (cyberbullying), provokasi, maupun penyebaran hoaks.

“Gunakan media sosial untuk hal yang bermanfaat. Jangan sampai unggahan yang dibuat justru merugikan diri sendiri ataupun orang lain,” pesannya.

Terpisah Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *