Perdana, Baznas Majalengka Gelar Lebaran Bersama 424 Anak Yatim Piatu

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan perdana bertajuk Lebaran Anak Yatim dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah.

MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan perdana bertajuk Lebaran Anak Yatim dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah.

Kegiatan tersebut meriahkan oleh kehadiran Pelawak Oni SOS, dan diikuti oleh 424 anak yatim dari berbagai wilayah di Kabupaten Majalengka.

Bacaan Lainnya

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Agus Asri Syabana, mengatakan program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anak yatim sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka melalui kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), hingga para muzakki.

“Momentum 10 Muharram menjadi kesempatan untuk memuliakan dan membahagiakan anak-anak yatim. Kegiatan ini diharapkan menjadi program berkelanjutan yang dapat dilaksanakan setiap tahun dengan dukungan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, setiap peserta menerima bantuan perlengkapan sekolah senilai Rp. 500 ribu yang terdiri atas alat tulis, seragam sekolah, tas, dan sepatu.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus mendorong semangat belajar anak-anak penerima manfaat.

“InsyaaAlloh kita akan rutinkan disetiap 10 Muharram, ini menjadi cikal bakal bagaimana kita hadir ditengah-tengah Anak yatim, yang selama ini mungkin tidak pernah tahu ada Mall ada UD,” jelasnya lagi

Bupati Majalengka, Eman Suherman, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa perhatian terhadap anak yatim merupakan bagian dari komitmen sosial dan keagamaan yang menjadi salah satu fokus pembangunan daerah.

“Kami ingin memastikan anak-anak yatim mendapatkan perhatian yang layak. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Majalengka,” kata Eman.

Menurutnya, kepedulian kepada anak yatim tidak hanya memiliki nilai kemanusiaan, tetapi juga menjadi wujud tanggung jawab bersama dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

“Anak yatim adalah anak yang harus diperhatikan menurut agama, jadi tidak ada kepentingan politik dalam hal ini, yang ada adalah saya ingin mendapatkan do’a dari anak yatim, untuk rakyat Majalengka agar sehat, dimudahkan rizki dan sejahtera,” pungkas Bupati.

Program Lebaran Anak Yatim menjadi salah satu upaya BAZNAS Majalengka dalam memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan, melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Ahmad Hudri Harisman

Pos terkait